Bedah Buku: TEGANG BENTANG – Seratus Tahun Perspektif Arsitektural Indonesia

Sebuah Catatan Bedah buku kali ini lain dari yang lain: jumlah penulis/kontributor lebih banyak dari pembahas. Tiga (bapak-bapak) “melawan” satu (perempuan muda). Penghadiran 3 penulis dalam acara yang diprakarsai oleh Pusat Dokumentasi Arsitektur (PDA) dan Jurusan Arsitektur Universitas Pelita Harapan ini bisa dipahami, mungkin, karena Tegang Bentang adalah karya keroyokan dari 17 penulis. Meskipun Suryono […]

Cerita Tentang Orang-orang di Awan

Dari  foto-foto Idham Rahmanarto Orang-orang Yang Sendiri Kali ini dia mengenakan hutan dan menyematkan sungai di saku celana. Kali lain dia mengumpulkan hujan dan menyelimuti bahu dengan burung-burung di udara. “Hari apa hari ini?” Di jendela telah ia runutkan waktu – sedari hulu. Ia berharap jam pasir akan mengembalikan biru dari jingga dan melontarkannya ke […]

Menit

Di kotak telepon, cahaya membiru seperti memar. Di dering ketiga, kita sama-sama tahu – huruf-huruf setebal kitab itu tak akan bersahabat. Cuma nama-nama yang tak kita kenal. Dan siklus yang tak putus dari perpisahan, hujan, musim panas dan insomnia. Suatu hari seseorang menunjuk arloji di tangannya dan berkata, ia akan mengingatku di menit itu  selamanya. […]

Satu Matahari

Di batas itu, aku memilih menjadi buta. Kenapa? Tanyamu. Setahun yang lalu aku telah melihat sesuatu yang tak seharusnya kulihat. Mereka bilang: matahari. Mataku menangkap: dia. Tubuhku seketika mengerang oleh cahaya yang terlalu terang.  Dan terlalu gelap. Lalu dia bergantian mendenyutkan ingin yang akut – seperti desah dalam lipatan daging. Terang – gelap – terang […]

9000 KM

Suara pintu terbuka. Seorang perempuan. Di sini sebuah jeruk terbelah dua – separuh untuknya, separuh untukku. Lalu seorang lelaki berkata, “Aku telah menempuh 9000 KM untuk memberikan ini padamu.” Jeruk itu menengadah, seolah lupa. Perempuan itu mengelupas jarak dan membuangnya ke lantai. Di lantai, merah jadi latar dan sepasang sepatu. “Apakah dia baik-baik saja?” Tak […]

Buku Tentang Ruang

“Aku membuka mata dan tak melihat apa-apa.” – dari film Russian Ark. 1. Aku telah melihat segalanya: Salju dan abu. Roda kereta dan kuda. Orang-orang yang bergegas menembus dingin yang menggumpal. Lalu ambang membentang ruang, jendela memaparkan waktu. Sosok asing itu segera bertanya, “Kota apa ini? Kemana kita harus pergi?” Tapi kita belum boleh tahu. […]

[Buku] Negeri Para Peri

Karena tidak ada keinginan membuat cetakan kedua dari Negeri Para Peri (2009), Avianti Armand memutuskan untuk membagikannya dalam format digital. Buku tersebut dapat diunduh di sini. Semoga niat baik untuk membagikan gratis ini tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Selamat membaca. “Negeri Para Peri adalah kumpulan cerpen tergelap yang pernah saya jumpai. Mata dan darah, yang […]